日
本
文
化
(にほん ぶんか)
“Peranan
Masyarakat Jepang dalam Modernisasi Jepang”
©
Tengku Fatia Ulfa
Peranan Masyarakat Jepang dalam
Modernisasi Jepang
Pada tanggal 6 agustus 1945 bom
nuklir “little boy” di jatuhkan di Hirosima, kemudian dilanjutkan dengan
penjatuhan bom “fat man” dari atas langit di Nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945 yang dilakukan oleh para sekutu.
Akibat dari peristiwa
penjatuhan bom di Hirosima dan Nagasaki adalah ribuan orang tewas, terkena
radiasi dan luka-luka, ironisnya yang menjadi korban adalah para masyarakat
civil.
Pada tangggal 15 Aagustus 1945
Jepang menyerah kepada sekutu. Herra Kouen (taman
perdamaian) yang terletak di Kohiro (Hiroshima) sebagai saksi bisu terhadap
peristiwa bom di Hiroshima. Sejak
peristiwa tersebut terjadi, tidak lantas membuat Jepang mengurungkan niatnya
untuk menjadi Negara yang maju,
Jepang berusaha keras agar menjadi Negara yang maju hingga sekarang ini. Jepang
juga mampu membuat negaranya bersejajar dengan Negara-negara maju lainnya di
dunia internasional.
Apa yang menjadi khas Negara Jepang
sehingga Jepang menjadi Negara yang maju?
Michael E.Porter mengatakan
bahwa keunggululan nasional suatu bangsa tidak terletak pada sumber daya
alamnya, sumber daya kapital maupun sumber daya manusianya, tetapi keunggulan
nasional terletak pada tingkat produktivitasnya.
Pada tahun 1982 PDB Jepang sebesar
US$ 10.080, sedangkan Amerika 13.160 USD. Setelah 13 tahun kemudian PDB Jepang
meningkat hingga US$ 31.450, sedangkan Amerika 24.750 USD. Sebagai Negara yang
kalah dalam PD II, Jepang dapat digolongkan sebagai Negara yang telah hancur
lebur. PendapatanAmerika pasca perang tidak lepas dari tujuannya untuk
melehmahkan ekonomi jepang. Di Negara Jepang sendiri membuat sistem perdangan ZAIBATSU. Tetapi tak lama kemudian, sistem
ZAIBATSU di bubarkan karena, dianggap sebagai penyokong dana perang Jepang, meski
Jepang mampu bangkit kembali. Dan jepang bisa maju seperti saat ini bukan karna
Sumber Daya Alam, tapi karena ia pintar dan bisa mengatur perekonomian. Dan
juga bukan karna keajaiban, melainkan dari diskusi yang panjang dan matang.
Hubungan negara JEPANG-AMERIKA
setelah perang dunia II
Jepang memiliki komitmen yang
tinggi untuk menjadikan Jepang menjadi Negara maju yang dihasilkan dari kerja
keras dan dengan hasil diskusi yang panjang serta perencanaan yang matang.
Pada hubungan perdagangan Jepang-Amerika, Jepang membuat Amerika geram, karena
Jepang mengalami surplus yang sangat pesat dalam kegiatan perdangannya. Dengan
adanya persoalan ini tidak lantas membuat Amerika bediam diri saja, justru
membuat Amerika belajar segala sesuatunya dengan Jepang. Jepang tidak akan
menjadi Negara yang suram walaupun
perkembangan ekonomi China dan Korea bertumbuh dengan pesat.
Mengapa penting
mempelajari Negara Jepang?
:: Jepang dapat lepas dari
krisis ekonomi dunia.
:: Jepang penting untuk di
pelajari karena Negara ini menghadapi masalah-masalah yang nantinya akan di
hadapi Negara industri lainnya.
:: Pendidikan Jepang terus
menurun dilihat dari jumlah kelahiran yang juga terus menurun.
:: Dewasa ini, Jepang di
banjiri oleh buruh migran dari berbagai Negara termasuk Indonesia.
Biro Keselamatan dan Departemen
Kesehatan Jepang
Pada tahun 2006 jumlah tenaga
kerja asing legal mencapai 7.550.000 orang, sedangkan yg ilegal hanya 1.700.000
orang. Sekarang di Jepang tenaga kerja ilegal hanya 9.250.000 orang. Dan pada
tahun 2001 Jepang mengalami penurunan harga.
Jepang Modern (menuju masyarakat
tanpa hirarki)
:: Kesalapahaman penafsiran
terhadap masyarakat Jepang lebih umum disebut “kebudayaan Jepang”.
:: Jepang maju karena Restorasi
Meiji
Setelah Restorasi Jepang
mengalami pembangunan Jepang dari awal lagi. Orang Jepang sendiri menegaskan
bahwa jepang tdak maju pada tahun 1868, tetapi jepang sudah maju dari
tahun-tahun sebelumnya.
1. Sebuah
fakta pada awal abad ke 18 kota Kyoto, Osaka dan Edo (Tokyo) sudah termasuk ke dalam kategori kota
terbesar di dunia ( Tadano Umesao. 1990 ).
2. Jauh
sebelum Jepang melakukan hubungan dengan Eropa, mereka sudah membuka jalan
untuk melakukan kemajuan
negaranya.
Kemudian industrialisasi Jepang
penuh vitalitas. Sistem pendidikan maju dengan pesat dengan tingkat melek huruf
lebih dari 50% dari populasi penduduk Jepang pada saat itu.
:: Yang harus dipahami adalah
masyarakatnya dalam mencermati monernisasi Jepang.
Tahun 1960 (Awal Kejayaan Ekonomi
Jepang)
Jepang mengalami perubahan yang
belum pernah terjadi sebelumnya. Telah terjadi “Revolusi Kebudayaan” 10 tahun
Jepang mencapai pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat yaitu 10% (MCP) pertahun.
Rencana tersebut dapat dicapai dalam kurun waktu 7 tahun. Kemudian di susul
pada tahun 1970 telah mencapai 215%. Pada tahun1953-1965 pendapatan nilai
perkapita meningkat hingga 6,1% dan pada tahun 1956-1960 berkembang menjadi
8.6%. Pesta olahraga olimpiade Tokyo(1964) menjadikan negara Jepang
disejajarkan dengan negara maju lainnya. Dengan adanya pesta olahraga olimpiade
Tokyo tersebut Jepang membangun sejumlah infastruktur untuk
mendukung kegiatan pesta olahraga olimpiade tersebut. Dalam kemajuan teknologi
di tahun 1964 Jepang meluncurkan shinkasen (kereta api super cepat) yang
menghubungkan Tokyo-Osaka, untuk menyambut olimpiade Tokyo. Dewasa ini Jepang
telah menjadi negara maju, kapitalis, menjadi anggota G-8 dan ikut menjadi pemeran utama lakon ekonomi
internasional.
Revolusi Industri Baru (Mechatronics)
:: Keluarga di Jepang sudah mulai
menciptakan barang-barang, seperti kulkas, TV dan mesin cuci. Barang-barang ini
disebut dengan sanshu no jingi (3 harta karun suci).
:: Para keluarga di Jepang juga
sudah mulai menciptakan mobil, AC dan TV berwarna.
:: Merekapun juga menciptakan
barang-barang yang tahan lama, seperti piano dan dipan yang lambat laut menjadi
barang kebutuhan.
Ciri - Ciri Masyarakat Jepang
Tradisional:
:: Kolektifisme
:: Kerja permanen
:: Konsep Ringi
Secara harfiah Ringi dapat
diartikan untuk pembuatan keputusan tertulis yang dilakukan bersam-sama dengan
para atasannya.
:: Giri (hutang budi) dan Ninjo
(kasih sayang).
:: Security Oriented People.
Sifatnya perorangan, jadi
masing-masing orang memiliki security.
Berani Memilih
:: Apapun yang dilakukan di
anggap tokoisama.
Artinya orang Jepang sangat
menghargai apapun yang dilakukan oleh orang tertentu.
:: Rasa memiliki kewajiban
merupakan pendorong yang kuat bagi tingkah laku orang-orang Jepang.
:: Selaras dalam aturan atau
ketentuan.
:: Budaya perangkat lunak
pikiran yang mengatur manusia berpikir untuk bertindak.
Apakah
budaya itu?
:: Budaya itu bukan bawaan dari dewa,
melainkan suatu peringkat nilai-nilai kepercayaan untuk mendeteksi perbedaan
seatu kelompok dengan kelompok lain.
:: Perbedaan bahasa akan menunjukan
kesadaran dan pemahaman, karena bahasa mewarnai masyarakat.
Ciri – Ciri High Contex Culture:
:: Bahasa
kurang dominan.
:: Informasi
dikuasai oleh perorangan (senior).
:: Penyampaian
pesan akan mendapat perhatian yang berlebihan.
:: Pertemuan
pribadi sangat penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar